PEMANFAATAN ENERGI MATAHARI

Matahari yang menopang kehidupan di muka bumi ini, jika tidak ada metahari mungkin kita tidak dapat menikmati nikmatnya buah dan sayuran. Karena tumbuhan sangat membutuhkan sianr matahari untuk melakukan fotosintesis. Hubungan antara matahari dan bumi mengakibatkan banyak hal diantaranya siang dan malam, terang dan gelap dan sebagainya.

Matahari merupakan satu dari sekitar 200 milyar bintang dalam Galaxy Milky Way. Dibandingkan dengan bintang-bintang yang lain, matahari dianggap rata-rata. Akan tetapi pada skala sistem matahari, dia amatlah besar. Matahari mempunyai diameter sama dengan 109 diameter Bumi dan volume 1.2 juta kali lebih besar daripada Bumi.

Energi matahari tidak terdistribusikan serba sama pada permukaan Bumi. Jumlah energi yang diterima bervariasi dengan lintang, waktu dari hari, dan musim dari tahun. Pemanasan yang tidak sama dari bumi pada akhirnya menyebabkan angin dan mengendalikan sirkulasi permukaan dari lautan. Hampir seluruh energi yang mengendalikan variabel cuaca dan iklim Bumi berasal dari Matahari. Lebih dari 99.9% energi yang memanasi permukaan Bumi berasal dari Matahari.

Energi yang diterima dari Matahari di suatu tempat bergantung pada garis lintang, waktu siang dan musim. Jika Anda ingin memaksimalkan energi matahari yang diserap permukaan, Anda harus miring sehingga titik normalnya di Matahari. Untuk hasil terbaik, orientasi harus berubah sepanjang hari, dan bahkan mengoreksi sudut dari hari ke hari untuk memungkinkan deklinasi dengan musim.

Pemanfaatan energi matahari dapat di lihat dari berbagai pemanfaatan antara lain  sebagai berikut:

1) Bagi tumbuhan

Cahaya matahari dapat dimanfaatkan secara langsung oleh tumbuhan yang berklorofil untuk froses fotosintesis, sehingga tumbuhan dapat tumbuh serta menghasilkan oksigen dan berperan sebagai sumber pernapasan bagi hewan dan manusia.

2) Bagi Kesehatan Manusia

a. Sinar matahari sangat bermanfaat sebagai sumber energi utama untuk mengubah provitamin D yang terdapat pada jaringan kulit menjadi vitamin D. Pembentukan vitamin D pada manusia memang sebagian besar difasilitasi oleh sinar matahari. Vitamin D juga tak hanya sangat baik untuk tulang saja, namun juga    sangat berperan untuk mencegah bebagai macam penyakit yang mematikan seperti vein thromboses atau penggumpalan darah di kaki. Salah satu cara untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup ialah dengan berjemur selama kurang lebih 30 menit dalam setiap hari. Dan berikut ini merupakan beberapa manfaat yang akan diperoleh dari berjemur di bawah sinar matahari pagi.

b. Menurunkan Kadar Gula Darah

Sinar matahari akan memberikan kemudahan proses penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Hal ini akan merangsang tubuh untuk mengubah gula darah menjadi gula yang tersimpan (glycogen) pada hati dan otot. Dengan demikian gula darah akan turun.

c. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Pancaran sinar matahari yang mengenai tubuh akan menambah sel darah  putih terutama limfosit yang digunakan untuk menyerang penyakit. Antibodi juga akan (gamma globulins) bertambah. Pengaruh ini akan bertahan sampai 3 minggu. Nitrofil membunuh kuman-kuman lebih cepat setelah pernapasan dengan sinar matahari. Sepuluh menit di bawah sinar ultraviolet satu atau dua kali setiap minggu dapat mengurangi flu sebesar 30-40 %.

d. Penawar Infeksi dan Pembunuh Bakteri

Sinar matahari membantu membunuh bakteri penyakit, virus, dan jamur. Hal itu berguna untuk perawatan TBC, erysipelas, keracunan darah, peritonitis, pneumonia, mumps, dan asma. Beberapa dari virus penyebar kanker ditaklukkan oleh sinar ultraviolet (UV) ini. Infeksi jamur akan bereaksi terhadap sinar matahari. Dalam waktu 10 menit saja bakteri yang berterbangan di udara dapat dilumpuhkan oleh sinar matahari.

e. Meningkatkan Kebugaran Pernapasan

Sinar matahari dapat meningkatkan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan. Faktor lain yang bisa membantu meningkatkan kebugaran pernapasan ialah bahwa glikogen bertambah di hati dan otot setelah berjemur matahari.

f. Sinar Matahari Membantu dalam Pembentukan dan Perbaikan Tulang

Dengan bertambahnya kadar vitamin D dalam tubuh karena terkena sinar matahari, otomatis dapat membantu meningkatkan penyerapan kalsium dan sangat menolong pembentukan dan perbaikan tulang dan mencegah penyakit tulang. Mendapatkan sinar matahari di negeri tropis seperti di Indonesia tidaklah sulit. Sinar matahari memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Mendapatkannya secara rutin harus diprioritaskan. Mulai saat ini, rajin-rajinlah untuk memanaskan tubuh Anda terutama di bawah sinar matahari pagi yang sangat berperan dalam mengubah provitamin D menjadi vitamin D untuk kebaikan tubuh

g. Sinar matahari dapat membunuh mikroba. Itulah sebabnya kita harus menjemur karpet atau kasur yg susah untuk dicuci. Paparan sinar matahari membuat kulit tampak cerah dan meningkatkan elastisitas. Sinar matahari terbukti dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

h. Sinar matahari meningkatkan suasana hati dan mood.

Sinar matahari juga membantu dalam kasus depresi kronis dan akut dengan cara merangsang sintesis endorfin. Itulah sebabnya kita merasa takut dalam suasana gelap.

i. Sinar matahari mengurangi insomnia, paparan sinar matahari meningkatkan produksi hormon melatonin di malam hari, hormon ini membantu kita tidur lelap.

j. Kulit mensintesa vitamin D dengan bantuan sinar matahari, vitamin D membantu penyerapan kalsium dalam usus yg membuat tulang menjadi kuat. Sinar matahari mencegah rachitis pada anak2 dan osteoporosis pada lanjut usia Dengan vitamin D dan beberapa senyawa lainnya yg dapat menghambat pengembangan sel kanker, paparan sinar matahari yg teratur dan terkontrol dapat melawan penyakit kanker usus, payudara, lukemia.

k. Paparan sinar matahari memperkuat sistem kardiovaskuler, meningkatkan sirkulasi darah, denyut nadi, tekanan arteri dan menormalkan kadar kolesterol

l. Sinar matahari menigkatkan fungsi hati, yg efektif dalam mengobati penyakit kuning.

m. Membantu kerja ginjal, saat matahari panas tubuh mengeluarkan air melalui keringat.

n. Matahari juga membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan tingkat metabolik melalui stimulasi tiroid.

o. Sinar matahari juga menolong meringankan radang sendi dalam kasus arthritis.

3) Sumber Energi terbaharukan

Sumber energi alternatif yang dapat dikonfersikan dari panas matahari salah satunya yaitu pembangkit listrik tenaga surya dengan teknologi fotovoltaik dimana energi ini tak akan pernah habis.

Di beberapa negara yang maju dalam hal teknologi kebanyakan untuk memenuhi kebutuhan listriknya sudah menggunakan sel surya. beberapa negara tersebut yaitu jerman, spanyol, italia dan jepang.

@akhmad_haryanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *